METODE FISIK & METODE PERPETUAL

Perusahaan dagang merupakan jenis perusahaan yang memiliki ciri khas yaitu kegiatan utamanya membeli barang dari pemasok lalu menjual lagi ke konsumen secara langsung tanpa mengubah wujud barang.

Dalam perusahaan dagang mengenal adanya persediaan barang dagangan.  Persediaan barang dagang adalah barang-barang yang dimiliki perusahaan untuk dijual kembali. Untuk perusahaan manufaktur, termasuk dalam persediaan adalah barang-barang yang akan digunakan untuk proses produksi selanjutnya yaitu terdiri dari persediaan bahan baku, barang dalam proses dan barang jadi.

Dibawah ini terdapat beberapa macam harta atau nama-nama akun yang menjadi ciri khas dari perusahaan dagang yakni:

Pembelian (D)
Akun penjualan (K)
Akun potongan pembelian (K)
akun potongan penjualan (D)
Retur Pembelian (K)
Retur Penjualan (D)
Biaya angkut pembelian (D)
Akun biaya pengiriman (D)
Persediaan barang dagang (D)
Akun utang usaha (K)
Akun Piutang usaha (D)
Harga Pokok Penjualan (D).

Dalam jurnal perusahaan dagang ada dua metode yang digunakan yaitu metode perpetual dan metode pisik.

B.  Metode Pencatatan Persediaan Barang DagangKarena fungsi utama perusahaan dagang adalah menjual barang dagang (persediaan) yang dimilikinya, maka pencatatan dan perlakuan akuntansi atas persediaan yang dimiliki perusahaan akan berpengaruh langsung terhadap keseluruhan proses akuntansi di perusahaan tersebut. Dalam melakukan pencatatan atas aktivitas perusahaan dagang, terdapat dua metode yang dapat digunakan, yaitu:

1.    Metode Periodik (Metode Fisik),yaitu metode yang digunakan untuk mencatat hal-hal yang berkaitan dengan persediaan barang dagang dalam suatu perusahaan dagang, di mana persediaan dicatatat dan dihitung hanya pada awal serta akhir periode akuntansi saja untuk menentukan beban pokok penjualannya (harga pokok penjualan).

2.    Metode Perpetual, yaitu metode yang digunakan untuk mencatat hal-hal yang berkaitan dengan persediaan barang dagang dalam perusahaan dagang, dimana persediaan dicatat dan dihitung secara detail baik pada waktu dibeli maupun dijual (terjadinya transaksi). Pencatatannya dilakukan secara terus-menerus (rutin) setiap terjadi pembelian maupun penjualan barang dagangan.

Berikut adalah beberapa transaksi perusahaan dagang, ubahlah ke dalam jurnal umum dengan menggunakan metode perpetual dan metode pisik.

  1. Pada tanggal 01 Februari 2017 dibeli barang dagang 100 set mainan anak-anak dr PT Dragon secara kredit dengan syarat pembelian 2/10,n/30 seharga Rp 1.000.000.
  2. Tanggal 02 Februari dijual barang dagang kepada UD Yono secara kredit sebanyak 50 set mainan anak-anak seharga Rp 500.000 dengan syarat penjualan 2/10,n/30 dan harga pokok penjualan Rp 400.000
  3. Pada hari berikutnya pada tanggal 03 Februari 2017 diterima kembali barang dagang 10 set mainan anak-anak dari UD Yono karena kualitasnya tidak baik seharga Rp 100.000 dengan harga pokok penjualan Rp 90.000
  4. Pada tanggal 10 Februari dibayar utang kepada PT Dragon atas pembelian barang dagang tanggal 01 Februari 2017.
  5. Pada tanggal 12 Februari 2017 diterima pelunasan piutang dari UD Yono atas penjualan barang dagang pada tanggal 02 Februari 2017.

Penyelesaiannya:

Diterbitkan oleh agusjuwahir001

Teacher

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web Anda di WordPress.com
Mulai
%d blogger menyukai ini: